Showing posts with label donat. Show all posts
Showing posts with label donat. Show all posts

Friday, April 24, 2009

Donat ( Tepung ) Kentang

Lama sekali tidak membuat donat. Selain karena tidak sempat, juga karena masih sedikit malas untuk bergumul dengan tepung dan ragi. Sampai KoKi edisi terbaru ( awal April 2009 ) terbit dan tiba ditanganku. Edisi dengan bonus booklet " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " sebanyak 20 halaman full color berisi 16 resep donut dilengkapi dengan step by step. Foto foto donat dibooklet tersebut langsung membawaku melayang ke dunia donat *halah*



Kreatif dan inovatif. Jempol dua buat KoKi.

Didalam booklet tersebut terdapat empat jenis resep dasar adonan donat yang dikategorikan berdasarkan bahan utamanya. Antara lain donat standar, donat kentang, donat tepung kentang, dan donat telo ( ubi manis ). Mana ya yang belum dicoba ? Donat standar udah, donat telo pernah, donat kentang apalagi. Donat tepung kentang ? Sebenarnya pernah bikin. Dua kali, dengan resep dapat dari cooking demo sebuah produk alat dapur. Tapi gagal dua duanya. Waktu masih adonan, tekturnya halus dan lembuuut banget. Mengembangnya juga bagus. Cakep deh pokoknya. Tapi begitu digoreng, hasilnya liat. Serasa makan daging yang baru setengah matang. Bingung dan tidak tahu dimana letak kesalahannya. Semua proses pembuatan donat sudah sesuai resep. Bahan bahan juga masih fresh. Karena dua kali mengalami hal yang sama dengan tepung kentang, maka aku mengambil kesimpulan, bahwa memang kegagalan terletak pada tepung kentang ini *mencari kambing hitam, hehehe* Sejak itu, agak trauma mau bikin donat jenis ini lagi.



Tapi gagal itu masa lalu *cieee*. Kemarin, kembali membulatkan tekat untuk menaklukan donat tepung kentang ini. Semangat ini semakin berapi api saat si kecil merengek minta dibuatkan donat seperti digambar booklet tersebut. Ok honey, mama bikinin donat ... sabar ya... *sembari berdoa, mudah mudahan gak gagal lagi kali ini*

Donuts with Potato Flour

Donat ( Tepung ) Kentang
Source : Booklet KoKi " Meraup Untung dengan Donat Bertopping " hal. 10 ( Bonus KoKi edisi April 2009 )

Bahan :
400 gr tepung terigu protein tinggi *aku pake protein sedang*
100 gr tepung kentang ( jenis pati/ tepung, bukan yang instant mash potato )
7 gr ragi instan
5 gr bread improver *boleh diskip*
80 gr gula pasir
8 gr garam
2 butir kuning telur
275 ml susu cair
35 gr mentega

Minyak padat untuk menggoreng *aku pake minyak goreng biasa plus 1 sdm margarin*

Cara membuat ( my version ) :
Campurkan semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata. Campur telur dan setengah bagian susu caik, aduk rata lalu tuang dalam campuran tepung ( bahan kering ). Uleni hingga menggumpal sambil dituangi sisa susu cair sedikit demi sedikit. Sudahi bila adonan sudah cukup lemas, sebaliknya tambahkan bila adonan masih terasa kering dan berat. Masukkan mentega dan garam, uleni kembali hingga kalis. Istirahatkan adonan selama kurang lebih 30 menit, atau hingga adonan mengembang dua kali besarnya.

Buang gasnya, lalu pipihkan atau gilas setebal kurang lebih 2 cm. Cetak atau bentuk sesuai selera.
Istirahatkan kembali selama kurang lebih 20 menit. Panaskan minyak padat, goreng hingga matang dan kecoklatan. Angkat, dinginkan lalu hias sesuai selera.

Hasil menggoreng donat yang baik, akan menghasilkan cincin putih disekeliling donat, yang menandakan waktu fermentasi donat yang sudah tepat ( tips hal. terakhir ). Untuk uji coba kali ini, bisa dibilang aku kurang sukses dalam menggoreng, karena donatku gak ada cincin putihnya. Tapi rasanya gimana ?

Donuts with Potato Flour

Saatnya uji rasa *drum rooling*. Berhubung pada pengalaman gagal sebelumnya yang menjadi kendala adalah teksturnya yang liat, maka yang pertama aku coba adalah tekstur. Dan hasilnya, lumayan empuk. Rasanya, standar lah hampir sama kyak donat donat pada umunya. Tapi yang jelas, sudah tidak liat lagi. Berarti, berhasil ya naklukin si tepung kentang.

Untuk topping aku tidak membuat banyak variasi, karena disesuaikan dengan bahan bahan yang ada dirumah. Masih ada milk chocolate, meises, kacang remuk, dan selai kacang. Ada susu bubuk coklat yang kupakai juga sebagai taburan.

Sayaaang, ini donatmu 'Nduk...

Donuts with Potato Flour

Tuesday, December 9, 2008

Donut With Thick Dough

Dapat resep donat lagi. Kali ini yang bikin aku ngebet pengen nyoba adalah karena adonan donat ini cair atau kental. Jadi gak perlu diuleni. Liat resepnya di Tabloid KoKi terbaru. Kalo soal ide, menurut aku, KoKi selalu top deh *nah lo kok pake bawa bawa nama brand, iklan kali...*

Jadi minggu pagi, saat yang tepat, untuk membuat donat sebagai sarapan. Actually, I didn't make it that day. Aku bikin adonannya hari sabtu malam, sekitar jam delapan-an. Trus adonan aku simpan di kulkas ( bukan freezer ) semaleman. Keesokan paginya, adonan siap digoreng. Sreng.. sreng.. donat hangat siap disantap bersama secangkir kopi susu. Aih nikmatnya tiada tara.... *lebayy mode on*

Let's see how I made it.

Donut with thick dough

Donut With Thick Dough
( Resep Asli : Donat Cair )
Sumber : Tabloid KoKi edisi 00137 / Desember 2008

Recipe* :

300 gr tepung terigu

1 sdm susu bubuk
2 butir telur ayam
100 gr gula
7 gr ( 1 sdm ) ragi instan
50 gr mentega, lelehkan
325 ml air hangat ( aku pake air suhu biasa,.. mae )

Direction :

Ayak terigu dan susu bubuk, sisihkan. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang. Tuang air hangat, tambahkan ragi instan. Lalu masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit. Aduk perlahan hingga rata.

Diamkan adonan selama kurleb 45 menit ( aku masukkan kulkas semalaman,.. mae ). Masukkan mentega cair, aduk kembali hingga rata. Masukkan kedalam plastik segitiga.

adonan donat setelah didiamkan

Panaskan minyak, celupkan cetakan donat, angkat lalu semprotkan adonan donat dalam cetakan. Goreng hingga matang. Angkat, tiriskan dan dinginkan.
Hias sesuai selera. Sajikan.


Aku beli cetakan donat ini mungkin sekitar dua tahun lalu waktu ada bazar produk Jepang di Plasa Araya Malang. Tanpa pikir panjang, langsung beli, padahal belum tau mo dipake apa. Ternyata memang tidak terpakai sama sekali. Karena tiap kali aku bikin donat ( dengan adonan biasa ) setelah dicetak dan didiamkan, adonan langsung dicemplungin aja kedalam minyak. Sempet mikir, ini ngapain dulu beli ginian. Dan akhirnya cetakan ini aku simpan dirak paling bawah lemariku, hampir tidak tersentuh sejak pertama kali aku beli.


Dan kemarin, akhirnya tuh cetakan ku perawanin juga, hihihi. Kalo gak punya bisa pake loyang tulban kecil yang dipasangin gagang. Baik textur maupun rasa, semua hampir sama seperti donat pada umumnya. Adonannya mirip sekali dengan adonan pisang goreng atau pukis. Saat baru matang, hasilnya agak kering, tapi bila sudah dingin, lumayan empuk kok. Satu satunya kelemahan adonan ini adalah, saat adonan mulai over proofing. Hasil gorengannya tidak bisa mulus dan bulat, melainkan berongga besar dan pipih.


Secara keseluruhan, donat ini tidak lebih istimewa dari pada donat biasa. Tapi lumayan lah kalo lagi pengen donat en males nguli. So, wanna try ?

*) separuh dari resep asli. Separuh ini aja sudah cukup banyak hasilnya.

Tuesday, November 11, 2008

Onde Onde Tahu Tanpa Isi ( Was Korean Style Tofu Donuts )

Setelah beberapa minggu yang lalu aku memperoleh kejutan dari seorang sahabat mayaku, Teh Ike di Perth, beberapa hari yang lalu aku kembali mendapat kejutan yang sangat special bagi aku. Melalui mbak Lia ( thanks mbak ! ), salah seorang sahabat mayaku, mbak Irma dari Jerman yang saat ini sedang mudik ke Indonesia menitipkan oleh oleh yang dibawa dari Jerman untukku. Danke ! Meski tidak sempat bertemu beliau saat sedang berada di Surabaya, tapi semoga lain waktu kami bisa bertemu.

Oleh oleh dari mbak Irma di Jerman

Ada ekstrak vanilla dan butter vanilla, masing masing sebotol Dried Oregano dan Herbs de Province, sebungkus daun Thyme kering dan sebungkus teh herbal buah yang sempat kukira dried fruit untuk bahan kue. Teh herbal ini sangat unik menurut aku, maklum saja belum pernah kutemukan teh jenis ini di Indonesia. Teh ini terbuat dari buah buahan dan bunga bungaan yang sudah dikeringkan, beraroma segar buah buahan dan berwarna merah tua seperti sirup. Ternyata sangat enak, apalagi bila dinikmati saat sedang santai. Baik wangi dan rasanya memberikan efek menenangkan saat menghirupnya. I felt like I was in Germany, ha ha ha.

[ Dyptich ] Fruit Herbal Tea

Kembali ke Indonesia, dan tersadar dari mimpi, aku teringat salah satu tugas online yang menunggu. MFM #20 dengan tema Tofu sudah dibuka oleh host bulan ini, Mbak Yohana atau yang lebih familiar dengan panggilan MamaJo. Setelah dulu aku pernah mencoba membuat donat tahu, aku penasaran untuk membuat lagi tapi dengan resep yang berbeda. Tapi sepertinya donat tahu belum cukup populer sehingga cukup sulit bagiku menemukan resep alternatif selain yang dulu. Meski begitu, aku menemukan beberapa, meski tidak banyak, resep yang keluar di halaman Google untuk mewakili ' tofu donut recipe ' yang aku cari.

Sebuah resep asal Korea dengan nama Tofu and Sticky Rice Donut, kukira sudah sesuai dengan apa yang sedang aku cari. Apalagi semua bahan dan cara pembuatannya sangat mudah. Tanpa menunggu lama, aku segera berkunjung kedapur kecilku untuk mempraktekan resep yang kuperoleh. Tanpa ragi, tanpa fermentasi, tidak perlu waktu lama untuk membuatnya. Kurang lebih 45 menit, kudapan ini sudah tersaji diatas meja.

Korean Style Tofu Donuts

Betapa terkejutnya saat aku tahu apa yang dinamakan orang Korea dengan donat tahu tepung ketan ini mempunyai rasa yang sangat mirip dengan onde onde di Indonesia. Hanya saja tanpa isi. Apalagi bila kutambahkan wijen sesuai resep aslinya, maka donat ini benar benar akan bertransformasi menjadi onde onde. Jadi, agar tidak mengecoh orang yang membacanya, maka disini donat ini kusebut dengan Onde Onde Tahu Tanpa Isi. Karena bagiku, baik rasa maupun tekstur, donat ini tidak jauh beda dengan onde onde. Hanya ada sedikit rasa tahu.

Korean Style Tofu Donuts

Sayang sekali aku tidak begitu suka onde onde, jadi apa mau dikata aku kurang menyukai donat onde onde ini. Untung saja, ada dua orang pemakan segala yang dipaksa siap melalap donat onde onde ini. Good job darling ! Jadi, satu peer untuk bulan ini sudah tercawang dari daftar peerku. Baru satu, yang lainnya ? Sabar...

Korean Style Tofu And Sticky Rice Donuts
( Taste like Onde Onde in Indonesian )
Source : www.joonsfamily.com

Korean Style Tofu DonutsOriginal recipe :
100 g tofu ( aku pake tahu putih biasa, diperas airnya,.. mae )
80-100 g sticky rice powder ( tepung ketan )
1 egg yolk ( kuning telur )
2 Tbsp sugar
1/4 tsp salt
1 Tbsp black sesame seeds ( ga pake, ga suka,.. mae )







1. Squeeze out excess liquid from tofu. Remember to buy firm tofu, not silky ones, and the recipe calls for 100g of tofu without the liquid. Then crumble up the tofu with your hand or use a sieve to obtain finely crumbled tofu. ( Buang semua air yang terkandung dalam tahu. Gunakan tahu putih biasa bukan tahu sutra. Haluskan dengan tangan atau gunakan saringan kawat untuk hasil yang lebih halus. )

2. Add a yolk to the crushed tofu and mix well. Then incorporate stick rice powder, salt, sugar, and black sesame seeds into the mix and combine thoroughly. After mixing and kneading for a while, form a ball of dough. You may adjust the amount of stick rice powder at this stage, depending on the consistency of the dough. You don’t want the dough too watery or too dry. ( Masukkan kuning telur, lalu tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit, gula, garam dan wijen, aduk hingga rata. Uleni sebentar hingga kalis lalu bentuk menjadi bola. Sesuaikan jumlah tepung, tambahkan bila adonan terlalu lembek dan kurangi bila adonan sudah cukup kering. Sebaiknya sih masukkan 80 gr dulu, baru sisanya menyesuaikan . )

3. Form little balls the size of mini donuts, or roll the dough 1cm-thick with a rolling pin and cut it into square or use cookie cutter to make interesting shapes. ( Bagi bagi adonan lalu bentuk menjadi bola bola kecil atau dapat juga digilas dan di cetak sesuai selera. )
4. Deep-fry the donuts in oil heated to 180 degrees Celsius until they turn golden brown. Make sure to drain oil on paper towel. Coat the donuts in sugar or eat them as they are. The donuts will taste even better when completely cooled. ( Goreng dalam minyak panas dengan api kecil hingga donat mengambang dan matang kecoklatan. Tiriskan. Taburkan donat dengan gula halus atau nikmati begitu saja. )

Friday, February 8, 2008

Donat Twist Sandwich




Lagi ga punya ide mo bikin apa buat cemilan papa, kbetulan punya stok kentang banyak. Ya udah bikin donat kentang aja deh, tapi pengen buat yang diisi isian gurih. Masih punya chicken teriyaki dan sop merah yang habis kuahnya, jadi diolah jadi ragout. Trus baca2 majalah sedap edisi taon 2003an, dibeliin papa setumpuk waktu jalan2 ke jl. Semarang ( pusat buku bekas, sby ) ada aneka sandwich, salah satu nya ada sandwich dari donat. Nah donatnya ditwist ato dipilin, sayang aku ga bisa nunjukin step twistnya karena bikinnya pake tangan dua, jadi ga ada yg motretin. Kan sendirian.. Bikinnya kecil kecil aja, biar gampang dimasukun kemulut… sekali suap maksudnya. Oya donat ini bisa dioven juga loh... jadi donat panggang! Aku taburin sedikit tepung roti / panir biar agak gurih.

Resepnya liat disini yah! Kalo dulu udah aku pasang step nyetaknya, sekarang aku pasang step nguleni pake tangan.
1. Setelah kentang dihaluskan ( paling bagus pake kentang tes yang besar2 ), dinginkan. Masukin telur, dan susu bubuk, aduk rata.
2. Masukkan secara bertahap sambil diaduk tiap tahapnya : ragi , improver n softenernya, terigu 3/4 bagian dulu, kalo udah menyatu tambahin sisa terigunya dikit dikit.
3. Uleni dulu sampe agak kalis ato menyatu semua. Kalo dirasa masih agak kering / berat boleh tambahin air / susu cair dikit2 sampe adonan lunak.
4. Masukin mentega dan garam, uleni sampe kalis. Diamkan adonan sebentar ( 15 menit - 30 menit ) bagi2 adonan, bulatkan lalu diamkan kembali ( 15 menit ). Lubangi tengahnya, bisa pake cetakan, bisa langsung bolongin tengahnya pake jari, semuanya boleh, trus diamkan lagi ( 15 menit ) adonan donat siap digoreng / dioven.


Ini aku post gambar dari majalahnya, step bikin donat twist / kepang, sama tips box-nya juga.

Semoga Bermanfaat !

Wednesday, January 30, 2008

Baked Donat ( Donat Panggang )




Badan udah enakan dikit aja mulai deh sibuk lagi didapur... tapi masih sedikit pusing...

Sebelum sakit emang udah rencana bikin ini, akhirnya ga tahan nunggu sampe sembuh bener udah pengen langsung nyoba... Kebetulan juga belom boleh makan gorengan, jadi solusi buat si penggila donat ini agar tetep bisa nikmatin donat.

Baked Donat
Source : http://www.101cookbooks.com/


1 1/3 cups warm milk, 95 to 105 degrees F (divided), maksudnya dipisah jd 1 cup+1/3 cup
1 packet active dry yeast (2 1/4 teaspoons)
2 tablespoons butter, kalo pake margarin harus dilelehkan bentar
2/3 cup sugar
2 eggs
5 cups all-purpose flour (alternately, white whole wheat might work - haven't tried it yet)
A pinch or two of nutmeg, freshly grated, palanya langsung diparut dicampuran tepungnya
1 teaspoon fine grain sea salt

1/2 cup unsalted butter, melted
1 1/2 cups sugar
1 tablespoon cinnamon, aku pake bumbu spikuk / ontbeijkoek

Campur 1/3 cup susu hangat dengan ragi instan, sisihkan
Campur tepung terigu, garam, dan pala bubuk, aduk rata, sisihkan
Campurkan butter dan gula kedalam sisa susu hangat ( 1 cup ), aduk sampai tercampur, masukkan kedalam campuran ragi, tambahkan telur, aduk rata.
Masukkan campuran tepung kedalam campuran bahan cair, uleni sampai kalis. ( Pada proses ini bisa dilakukan penyesuaian, bila adonan terlalu lembek tambahkan beberapa sdm tepung, bila terlalu kering tambahkan beberapa sdm susu / air )
Bila adonan sudah kalis, bulatkan dan istirahatkan sampai adonan mengembang 2 kali ukuran semula.
Klo udah ngembang, kempeskan adonan, bagi - bagi adonan, lalu bulatkan. Atau bisa langsung digiles dan dicetak. Lubangi, tata diatas loyang bersemir mentega / minyak, biar mengembang 2 kali, lalu panggang selama 8 - 10 menit.
Setelah matang, dinginkan, celupkan dibutter cair lalu gulingkan ditaburan gula dan cinamon. ( Versiku : begitu keluar dari oven langsung dioles mentega, ntar kalo udah agak dingin bru ditabur gula )

Catatan dari si empunya resep :
Don't over bake these, if anything, under bake them a bit - they will continue baking outside the oven for a few minutes. You want an interior that is moist and tender - not dry. Also, be sure to cut big enough holes in the center of your doughnuts - too small and they will bake entirely shut. Remember they rise, and they rise even more when they are baking. These really need to be made-to-order, but you can make and shape the dough the night before if you want to serve them for brunch. Instructions: after shaping, place doughnuts on baking sheet, cover and place in the refrigerator overnight. Pull them out an hour before baking, and let rise in a warm place before baking.

Beneran deh, karena lubang yang kubuat kecil, jadi lubangnya menutup waktu dipanggang.

Rasanya lebih mirip makan roti yang ditabur gula, mulanya ragu mo nambahin cinnamon / spikuk digulanya, tapi harus dicoba dulu. Ternyata enaaaaak.... akhirnya semuanya aku taburin gula cinnamon / spikuk.
Ohya donat holes nya lucu banget, bisa bulet bagus gitu... yang ini makan satu bisa sekali suap.

Sunday, January 20, 2008

Donat Telo ( Donat Ubi )

naked donut

crispy fresh fried..
sebagian di isi ayam buat papa...

Udah lama kepikiran mo bikin donat telo, tapi sekarang baru sempet, abis kasian liat telo udah nganggur seminggu dikeranjang gak diutik2 sama yang beli, keburu bertunas…
Sebelumnya belum pernah bikin donat dari telo, inspirasinya dari bakpao telo, dan donat kentang. Mikirnya, kalo telo bisa dibikin bakpao, atau kalo kentang bisa dibikin donat kudunya telo juga bisa dibikin donat dong ya, secara kentang kan masih sodaraan sama telo…. Hehe.. sempet googling juga sih buat nyari resep, ada disini dan disini, tapi kok kembali lagi ke resep keluarga, sama sih kyak resep donat kentang yang pernah aku posting dulu, cuma komposisi kentang aku ganti telo, juga ditambah sedikit cairan ( air / susu ) karena tektur telo lebih kering dari kentang… Resepnya hampir mirip kayak yang disini, mungkin karena sama2 resep dari nenek…

Donat Telo ( Donat Ubi )
Resep : Modifikasi dari Donat Kentang ( neneknya ) Mae

250 gr tepung terigu protein rendah / sedang ( kali ini aku pake tepung sedang )
250 gr tela / telo / ubi , kupas, kukus, haluskan
4 butir kuning telur ( kutambahin 1 dari resep donat kentang )
1 sdm ragi instant
1/2 sdt bread improver
50 gr mentega / margarine ( 2 sdm )
Air / susu cair k/l 50 – 75 ml
( kalo pake air, bisa ditambahkan 3 sdm susu bubuk )
Garam sedikit

Cara membuatnya sama ya kayak donat kentang, step nya sama kayak donat2 yang lain, di donat tahu juga ada visual stepnya kan…

Sekarang waktunya ngicipin :
( first bite )
** ENAAAAAK **
( second bite )
** EMPUUUUUUUUK **
( a lot of bites )
** ENAAAKKK EMPUUUKK **

Enak means empuk
Empuk means enak

Ksimpulannya : INI EMPUUUKKK DAN ENAAAAKKK
Renyah diluar, lembut didalam….. it’s crispy outside, soft n light inside…

Aku teringat pernah bikin donat kentang dengan tekstur seperti ini, tapi pada hasil yang lain tidak terlalu empuk. Setelah aku selidiki ternyata pada waktu bikin donat kentang yang empuk banget itu, aku pake kentang yang ukurannya besar2 ( beli dispm ), trus pake tepung protein sedang karena waktu itu cakranya abis, ternyata hasilnya empuuuk banget. Hasilnya sangat berbeda waktu aku pake kentang yang agak kecilan ( beli dipasar ), dan pake tepung cakra, tidak seempuk dan seringan donat yang aku jelasin tadi.. jangan lupakan bread improvernya, itu ngefek banget biar donat kita extra light n crispy, tapi penggunaanya harus tepat dan jangan terlalu banyak… Oya mungkin juga karena ditambahin sedikit air /susu cair..

Yang bisa aku simpulkan ( aduh sok pinter nih ) tentang kesuksesan bikin donat :
- pake bahan berkualitas
- terigu protein rendah / sedang lebih empuk hasilnya
- tambahkan bread improver secukupnya

( Si pecinta donat ini masih berpetualang untuk mencari resep donat diseluruh dunia… )
( To Be Continued….. )

Sunday, January 6, 2008

Donat Tahu



Waktu lagi blog walking, nemu resep donat yang digambarnya keliatan sangat yummy, begitu baca resepnya, hah ? kok ada TAHUnya, baru ini nemu resep donat pake tahu... Hmm.. gimana rasanya ya ? Coba ah...

Resep sebenarnya bukan pake tahu yang kita makan sehari2 itu ( emang makan tahu tiep hari ? oh, yes i do ! ) tapi disitu disebutkan cotton tofu, dan dijelaskan juga pada kemasannya tertulis cotton tofu, tapi nyari dimana apalagi resepnya in malaysian gitu... udah deh ga mo pusing, akhirnya aku pake silken tofu ( tahu sutra )..
Sempet bingung karena waktu beli ternyata jenis tofu ada macam2, ada egg tofu, japan tofu, shrimp flavor tofu, dan si silken tofu ini... Resepnya sedikit aku modifikasi dari yang asli, tapi kalo mo liat yang asli ada disini.

Donat Tahu
Source : MyResipi.com

200 gr tepung terigu kuat/ protein tinggi
100 gr tepung terigu serbaguna/ protein sedang
100 gr silken tofu ( tahu sutera )
40 gr gula halus
20 gr mentega
1 butir telur
6 gr ( 1/2 sdt ) ragi instan
sedikit garam
k/l 50 ml susu cair/ air, tuang dikit dikit
1/8 sdt bread improver ( baker bonus )


Cara :
- campurkan terigu, gula, ragi, dan improver, aduk rata
- diwadah lain campurkan tofu, telur, dan air / susu cair, aduk rata
- buat lubang ditengah tepung, masukkan campuran telur dkk, aduk ( paling enak pake garpu ) memutar sampai terigunya turun sedikit2, maksudnya biar adonannya cepet kalis ga gumpal2.
Bila adonan masih keras tambahkan susu / air sedikit2, bila terlalu lembek tambahkan tepung dikit2, bila sudah menyatu/ menjadi adonan, masukkan mentega dan garam uleni hingga kalis.
- istirahatkan sampe adonan mengembang 2x, bisa setengah sampe 1 jam tergantung suhu dan kelembaban udara.
- kempeskan, bagi2 adonan, bulatkan ( yang digambar agak kbesaran) lalu istirahatkan kembali selama k/l 15 menit. Lubangi/ cetak, letakkan diatas serbet bertabur tepung, diamkan 15 menit. Goreng dengan api sedang hingga matang kecoklatan.

Saatnya mencicipi... gimana rasanya ?
*nyam nyam*
hmm... enak...
rasanya sih mirip sama donat pada umumnya...
*nyam nyam*
tapi tetep terasa beda...
enak juga...
*nyam nyam*
( habis )
( nyomot lagi )
*nyam nyam*
boleh juga buat variasi donat kalo lagi bosen ama yang biasanya
( bosan?? sama donat?? kyaknya enggak deh.. )

Kapan2 mo nyoba lagi, karena yang ini aku rasa banyak mistake waktu prosesnya, jd kyaknya belom maximal hasilnya,tapi enak kok ! Try it!
Tasya dah ga bisa nunggu, bgitu mateng langsung nyomot, lagi, dan lagi, dan lagi....

Wednesday, January 2, 2008

Donat Kentang





Dhea anak mba Rina lagi maen kerumah, rencananya sih mo maen seharian ( dititipin maksudnya.. ) dibikinin apa ya ? liat dikulkas ada kentang tinggal 2 bh, ya udah deh bikin donat ajah, kecil2 sama kayak yang makan.. resep keluarga sih cuma aku tambah2in dikit.

Donat Kentang
Source : Resep Nenek

250 gr kentang, kukus, haluskan
250 gr terigu kuat
50 gr mentega
3 sdm susu bubuk
3 kuning telur
1 sdm ragi instan, larutkan sedikit air
sepucuk sdt garam
1/4 sdt bread improver, ga dipake gapapa
1/8 sdt remulsoft ( softener ), ini juga ga dipake gapapa

Cara :
Setelah kentang dihaluskan ( paling bagus pake kentang tes yang besar2 ), dinginkan.
setelah dingin masukin telur, ragi, aduk rata, tambahkan susu bubuk, terigu, improver n softenernya, uleni dulu sampe agak kalis ato menyatu semua.Kalo dirasa masih agak kering / berat boleh tambahin air dikit2 sampe adonan lunak.
Masukin mentega dan garam, uleni sampe kalis. Diamkan adonan sebentar ( 15 menit - 30 menit ) bagi2 adonan, bulatkan lalu diamkan kembali ( 15 menit ).
Lubangi tengahnya, bisa pake cetakan, bisa langsung bolongin tengahnya pake jari, semuanya boleh, trus diamkan lagi ( 15 menit ) adonan donat siap digoreng.
Minyak panas, api sedang, gorengnya dikit2 ya, jangan sampe wajannya penuh... kalo udah matang topping sesuai selera deh. Untuk anak2 karena masih baru sembuh dari batuknya, cukup sama gula aja deh, coklat2nya libur dulu...

Friday, September 21, 2007

Donat Mungil


Donat klasik


Bahan :
1 butir telur
5 gr ragi instan
250 gr terigu cakra kembar / kereta kencana
2,5 gr bread improver
35 br gula pasir
50 gr margarin
sejumput garam
k/l 110 ml susu cair

Cara membuat ( dengan tangan ) :

1. Campur semua bahan kering, aduk rata, masukkan telur dan susu, sambil diuleni hingga adonan menyatu, kalo masih agak keras n kering tambahi susu sesendok sesendok sampe adonannya ulen ( teksturnya kl seperti daun telinga kita.

2. Uleni lagi sampai adonan setengah kalis, lalu tambahkan margarin dan garam, uleni hingga kalis bulatkan adonan, diamkan kl 30 menit.
3. Setelah mengembang kempiskan adonan, bagi-bagi adonan, bulatkan diamkan lagi 15 menit.
Bentuk atau isi sesuai selera, diamkan lagi 15 menit, goreng dengan api sedang sampai matang kecoklatan, hias sesuai selera.

Untuk donat isi selai/ donat suntik, diisinya setelah digoreng ya, caranya tusuk sisi tengah donat dengan sumpit lalu suntikkan selai menggunakan piping bag, taburi dengan gula donat.
cara membuat dengan mixer adonan hampir sama, hanya proses pengulenannya dengan mesin, yang jelas pasti lebih praktis.

Donat yang ada difoto ini aku buat masih menggunakan tangan lo ( karena belum pny mixer adonan ) tapi hasilnya tetep empuk..dasarnya cinta donat, jd donat apapun tetep syuka... hmmm :q
ada lagi donat kentang resep turun temurun dari nenekku yang udah kumodifikasi, empuuukkk banget.... tapi karena belum punya fotonya, postingnya mnyusul ya...

Dari semua yang bikin penasaran adalah donat j-co, saking tergila gila sama donat ( sampe yang kalo liat donat matanya ijo ) sampe berburu resep kmana mana, dapet deh resep dari chef Hendra Utomo, tapi waktu aku praktekin dirumah ( sampe 3x lo )always gagal binagal ( bahasa apa tuh? ) tauk deh bagian mana yang salah padahal udah diikutin semua resep n stepnya.Tapi masih belum nyerah, someday harus nyoba lagi sampe bisa !

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers