Showing posts with label KBB. Show all posts
Showing posts with label KBB. Show all posts

Tuesday, January 18, 2011

KBB #21 : Creme Brulee



Ga mau ketelatan lagi kali ini. Alhamdulillah bulan ini bisa ngerjain peer lebih awal. Sebenernya banyak hal yang ingin kulengkapi dulu sebelum bikin peer ini. Beli ramekins, blowtorch, vanilla pods, tapi pepatah mengatakan, terlalu lama menunda maka bakal gak kelakooon... ( terlaksana ).

Dan pepatah itu benar adanya. Ini bikinnya ga pake rencana sama sekali. Jadi bangun subuh, bingung mo ngapain. Punya peer mo bikin experimen lo cal cake buat penderita diabet, langsung buka kompie, ngeprint resep en nguplek deh didapur. Alhamdulillah, ga sampe 15 menit, adonan udah masuk oven. Hening sejenak, sampe akhirnya mendadak mutusin bikin brulee. Bahan bahan sih udah ready di kulkas karena sebagian besar bahan bahan untuk bikin kue jualan.

Sembari nunggu lo cal cakenya mateng, langsung nyiapin bahan si bule ga pake lama. Beneran aja bikinnya cepeeet banget. Begitu cake keluar oven, udah bisa langsung masukin si bule, jadi ga pake nganggur tuh oven, xixixixi....

Creme Brulee
Source: Jamie Oliver: The Naked Chef 2

Serves 6

300g fresh rhubarb (apa itu Rhubarb bisa check disindang) *skipped,.. mae*
3 Tbs caster sugar *skipped,.. mae*
2 vanilla pods *skipped,.. mae*
300ml double cream *pake Rich,..mae*
200ml full fat milk *pake Ultra plain,..mae*
8 egg yolks
80 gr sugar *too... sweeet, mae*

Preheat the oven to 140C/275F/Gas 1. Roughly slice up the rhubarb and place it in a pan with the caster sugar and 5 tablespoons of water. Simmer until tender, divide between 6 small serving dishes which your brulee will be cooked in, then set aside.

Score the vanilla pods lengthwise and run the knife up the pod to remove the vanilla seeds. Scrape these into the pan with the pods, cream and milk and slowly bring to the boil.
Meanwhile beat together the yolks and the sugar in a bowl until light and fluffy. When the cream and milk are just boiling, remove the vanilla pods and add little by little to the egg mixture, whisking continuously. I like to remove any bubbles or froth from the mixture before dividing it into the serving dishes, on top of the rhubarb.
Stand these in an appropriately sized roasting tray filled with water half way up the containers, and bake in the pre-heated oven for around 25 minutes until the custard mixture has set but is still slightly wobbly in the centre.

Allow to cool to room temperature then place in the fridge until ready to serve. Sprinkle with sugar and caramelize under a very hot grill or using a kitchen blowtorch. Lovely.




Waktu masih adonan, bulenya ga berbuih, bersih dan halus gitu, tp pas udah mateng, lha kok jadi banyak buihnya. Udah gitu mungkin karena kelamaan manggangnya *ditinggal mandi euy* tuh bule udah brownie aja atasnya. Hiakakakak.... ya udah deh malah enak ga pake di blowtorch, wekekek...

Tapi tetep kutaburin gula dan dioven api atas bentar sebagai finishing touch. Soalnya brulee gak apdol klo belom di bakar permukaannya.

Untuk rasanya, muaniiiiiiisssss buanget. Gak ukuran deh manisnya. Kalo mo nyoba sebaiknya dikurangin deh gulanya. Dan aku lupa klo Rich yg aku pake udah manis, jd ampyun deh, makan 2 sendok udah berasa 'full' .Tapi enyaaaaak kok. Mungkin lebih enak lagi klo ada buah buah asem untuk nyeimbangin rasa manisnya.

KBB #21 Creme Brulee

So, ga pake ramekin, ga pake blow torch, ga pake vanilla pods, en ga pake lama ! This is it, my Creme Brulee .... !

Friday, December 3, 2010

KBB #20 : Indonesian Traditional Biscuits - Bangket Susu


Haduuuh.... telat posting.... padahal dah dibelain bikin sebelum deadline, kok malah postingnya telat. Maap ya ibu ibu mods....

Tantangan kali ini lumayan mudah, yaitu buscuit khas Indonesia. Kue Bangket. Untuk tantangan kali ini aku nyoba resep Bangket Susu yang dapet dari mbak Lina Hidayat. Tengkyuuu mbaaak....

Bangket Susu

500 gr tepung sagu *sangrai dengan daun pandan hingga wangi*
150 gr gula halus
100 gr margarin
75 gr susu kental manis

KBB #20 : Bangket Susu

Direction :

- Campur semua bahan hingga beremah. Cetak dengan cetakan kue satu. Ditekan tekan hingga padat, lalu ketukkan diatas loyang. Panggang dengan api kecil 140degC selama 10 - 15 menit.

Gampang kaaaaan....

KBB #20 : Bangket Susu

Aku bikin setengah resep aja, jadi cuma skitar 39 buah atau satu toples kecil. Padahal nyetaknya penuh perjuangan sampe jempol kapalan *hahaha L.E.B.A.Y*

KBB #20 : Bangket Susu

Monday, May 31, 2010

KBB #17 : Savoury Lattice Pie



KBB bulan ini ngangkat materi Lattice Pie untuk kategori Savoury Bake. Dan aku baru ngerjain di hari terakhir deadline. Huhuhuhu... kok ya mesti toh :(

Okelah, ini laporanku ya....

KBB #17 : Savoury Lattice Pie

Untuk kulit aku pake ready-to-use frozen pastry dough ( ini yang bikin segalanya jadi mudah, hehehe.... )

Filling :

1 bh bawang bombay ukuran sedang
1 bh beef rolade, potong jadi 4 dan iris tipis ( bisa diganti olahan sapi lainnya )
Kurleb 50 gr fillet ayam, potong dadu
1 batang bawang perai
seledri, cincang halus
garam, gula dan merica sebagai penyedap, secukupnya

50 gr keju cheddar, parut

Untuk saus, aku pake:

1 bungkus bubuk krim instant
100 ml air

Beef & Corn Lattice Pastry - Collage

Cara membuat :

Tumis bawang bombay dan bawang perai dengan margarin hingga layu dan harum, masukkan daging ayam dan aduk hingga berubah warna. Masukkan beef rolade, aduk rata. Tambahkan bumbu, beri sedikit air untuk melarutkan. Aduk hingga kesat, taburi seledri, aduk rata. Sisihkan.

Saus :

Campur 1 bungkus bubuk krim dengan air. Aduk hingga gumpalannya larut. Panaskan hingga mendidih ( meletup letup ).

Tuang ke dalam tumisan, lalu tambahkan keju parut, aduk rata. Sisihkan.
Beef & Corn Lattice Pastry - Collage

Penyelesaian :

Cetak pastry dough dengan ukuran lebih besar dari cetakan yang akan digunakan. Segera pindahkan kedalam loyang yang sudah bersemir margarin agak tebal. Pipihkan tepiannya.

Tuang filling tumisan tadi, ratakan.

Lattice : Pengen bikin yang pola anyaman tapi takut doughnya gak cukup. Jadi aku cetak bulat lagi *itupun sebagiannya udah kepotong, hihihi* trus digurat gurat. Untuk guratannya aku pake pasta cutter yang dijejakkan secara berselang seling ditiap barisnya *aduh susah njelasinnya*
Setela pola terbentuk, rentangkan hingga jejak guratannya membentuk lubang lubang, lalu letakkan diatas pie. Rapikan.

Beef & Corn Lattice Pastry

Sayang ternyata guratanku kurang dalam, hingga saat direnggangkan lubangnya rapet rapet huhuhu. Udah gitu saking seriusnya ngurusin si lattice, sampe lupa motret penampakan akhir sebelum dipanggang.

Beef & Corn Lattice Pastry

Inti dari task kali ini adalah membuat lattice. Lattice pada umumnya berpola anyaman yang ditumpuk secara berselang seling. Namun saat ini, pola lattice sangat bervariasi. Ada yang menggunakan guratan yang dibut secara manual dengan pisau, menggunakan roller khusus berpola, bahkan menggunakan cutter beraneka bentuk. Tinggal pilih mau seperti apa latticenya. Semua terserah kreasi kita.

Beef & Corn Lattice Pastry

Bagaimana dengan rasanya ? Gak kalah kok dengan filled pastry buatan restoran, buktinya sekarang tinggal 1/4 loyang, orang rumah kedoyanan :D


Thursday, March 25, 2010

KBB #16 : Chiffon Cake ( Indonesian Recipe )

Wuih, gak kerasa KBB dah masuk putaran ke 16 ya... Eh eh logo barunya keren yaaaaa :D



Bulan ini temanya Chiffon Cake. Pasti dah langsung ngebayangin cake menul menul kempus kempus yang bolong ditengah itu deh. Yup, bener sekali. Beda dengan tantangan sebelumnya dimana admin membagikan resep untuk dipraktekan, putaran bulan ini justru admin memberi kebebasan bagi anggota untuk menentukan resep apa yang mau dipake alias terserah !. Eits.... tapi ada syaratnya, yaitu resep harus perkuliner Indonesia.

Untuk menyelesaikan peer kali ini, aku menjatuhkan pilihanku pada resep Yasaboga yang diambil dari buku mereka " Terampil Membuat Cake & Pastry ". Aku memilih resep Chocolate Chiffon Cake untuk ku ujicoba-kan.

Dan inilah hasilnyaaaa......

Choco Chiffon Cake

Chocolate Chiffon Cake
Originally by Yasaboga, modified by me *I only used half of the original recipe*

A :
75 gr gula pasir
85 gr tepung terigu
12 gr cokelat bubuk
1/4 sdt soda kue

B :
2 kuning telur
50 ml minyak goreng

75 ml susu cair

C :
3 putih telur
50 gr gula caster

Cara membuat :

Campur semua bahan A, aduk hingga rata. Buat lubang ( kawah ) ditengahnya. Campur bahan B kecuali susu cair, lalu tuang ditengah lubang ( bahan A ), aduk perlahan dengan gerakan melingkar sambil dituangi susu cair hingga tercampur dan adonan licin, sisihkan.

Kocok bahan C hingga kaku ( soft peak is ok ), ambil 1/3 bagian dan masukkan kedalam adonan A+B, aduk perlahan hingga rata. Tambahkan dan aduk sisa putih telur hingga habis dan adonan menyatu dengan baik.

compile1-wm

Tuang ke dalam loyang chiffon diameter dasar 18 - 20cm, panggang selama kurang lebih 45 menit, lalu naikkan suhunya menjadi 180 derajat C selama 15 menit atau hingga permukaan kecoklataan dan kering. Keluarkan dari oven lalu segera balikkan diatas tutup botol ( jika loyang tidak mempunyai kaki ). Biarkan hingga benar benar dingin, gunakan pisau untuk mengeluarkan cake dari loyang. Hias sesuai selera, potong potong dan sajikan.

chiffon5

Berhubung ini adalah pengalaman pertamaku membuat chiffon, awalnya agak sedikit takut hasilnya tidak sempurna. Tapi Alhamdulillah, meski tepiannya agak sedikit lengket diloyang, baik tekstur maupun rasanya tidak mengecewakan. Untuk menambah citarasa, aku menambahkan kenari cincang dan lelehan coklat pekat sebagai toppingnya. Tapi berhubung cakenya lumayan tebel, akhirnya ku belah dua cake-nya, dan kuberi topping lagi untuk belahannya. Abis klo dimakan gitu aja tanpa topping, rasanya kurang nendang.

Choco Chiffon Cake

Akhirnya, aku merasa cukup puas dengan pengalamanku kali ini. Dulu dalam bayanganku bikin chiffon cake tuh susah, dan rasanya gitu gitu aja, ternyata... bikin chiffon cake itu menyenangkan dan penuh tantangan, karena banyak sekali variasi yang bisa dibuat dengan chiffon cake ! Beberapa hari berikutnya, aku buat lagi dengan bahan dasar pisang. Aku post terpisah ya nanti.

So, wanna try ???



Eikeh luluuuuus bok !

Saturday, January 30, 2010

KBB # 15 : Mud Cookie Cake Sandwich

KBB pertama ditahun 2010, dengan tantangan Mud Cookies Cake Sandwich. Hihihi, kebayang gak gimana penampakannya ? Denger judulnya ada udah bingung kan. Sama ! Soalnya masing masing komponen katanya biasa berdiri sendiri. Cake, cookies dan sandwich. 3 jenis kudapan yang sangat berbeda jenisnya. Tapi memang belum bisa dibayangkan kalo belum mencobanya.

Actually, agak malu nih karena di putaran kali ini aku tidak menyelesaikan peernya dengan baik. Maaf sebesar besarnya ya ibu ibu host dan ibu kepala suku, aku ngaku lalai kali ini. Hiks !

Mungkin laporanku kali ini singkat saja, karena dari semua steps aku hanya sempat membuat mud cake-nya. Nih laporannya...

Resep KBB#15: Mud Cake Cookie Sandwiches

Source: The Australian Women's Weekly: cupcakes, cheesecake, cookies. ACP Magazine Ltd. 2008

Makes 24

250g butter, softened
330g firmly packed brown sugar
2 eggs
450g plain flour
75g self-raising flour
50g cocoa powder
2 Tbs cocoa powder, extra

Chocolate Mud Cake
150g butter, chopped
100g dark eating chocolate, chopped coarsely
220g caster sugar
125ml water
2 Tbs coffee liqueur
150g plain flour
2 Tbs cocoa powder
2 egg yolks

Combine butter, chocolate, sugar, the water and liqueur in small saucepan. Stir over low heat until smooth. Place mixture in medium bowl; cool 10 minutes. Whisk in sifted flour and cocoa, then egg yolks. Bake about 25 minutes. Cool cakes in pans. Using 6.5cm round cutter, cut 12 rounds from each cake.

Chocolate Ganache
80ml cream
200g dark eating chocolate, chopped coarsely

Bring cream to a boil in small saucepan; remove from heat. Add chocolate; stir until smooth. Refrigerate until spreadable.


  1. Preheat oven to 170C/150C fan-forced. Grease two 20cm x 30cm lamington pans; line with a strip of baking paper, extending paper 2cm above edges of pans.
  2. Make chocolate mud cake.
  3. Make chocolate ganache.
  4. Beat butter, sugar and eggs in small bowl with electric mixer until combined. Transfer mixture to large bowl; stir in sifted flours and cocoa, in two batches. Knead dough on floured surface until smooth; divide in half, roll each portion between sheets of baking paper until 5mm thick. Cover; refrigerate 30 minutes.
  5. Preheat oven to 180C/160C fan-forced. Grease oven trays; line with baking paper.
  6. Using 6.5cm round cutter, cut 48 rounds from dough. Place about 3cm apart on oven trays. Bake about 12 minutes. Cool on wire racks.
  7. Spread ganache onto underside of cookies; sandwich a mud cake round between two cookies.
  8. Using heart template, dust cookies with extra cocoa.


Ummm.... cake nya padeeeeeeeet banget, mirip kyak cake bantat gitu tapi nyoklat banget. Rasanya mirip mirip brownies tapi lebih padat lagi. Bikinnya gak sulit juga. Waktu pertama baca resepnya yang puanjang, pikirku tantangan kali ini bakalan susaaah. Tapi setelah dibaca dan dipelajari, ternyata gak terlalu sulit kok, hanya emang sih proses nya agak panjang.


Hanya ini yang bisa kulaporkan, udah gak tuntas, telat lagi postingnya. Hiks, muaap yaaaa.... siap deh dapet hukuman :(

Friday, July 31, 2009

KBB #12 : ( Cheesy ) Savoury Souffle


*Hua... huaa.. huaaa chiuuuuuw* Ya ampun, dah lama bener ya nih blog ku terlantarkan, sampe berdebu gini. Ck.. ck.. ck...

Ya wis lah. Yang penting sekarang dah ku update kaaan.

Oke seperti biasa, 2 bulan sekali, it's KBB timeeee !! Kloneng kloneng *ya ampun sekalinya muncul kok jadi lebay gini yah*

Tema bulan ini cukup menantang dan sekalipun belum pernah aku coba. Kalo denger dan liat penampakannya dimajalah majalah sih dah sering. Eh malah jadi tantangan KBB bulan ini. Yup, tantangan bulan ini adalah Savoury Souffle. Hmmm... konon sih berasal dari Le France alias negara Perancis, lengkapnya nih ada disini. Wuiiih... gimana rasanya ya ?? Ya makanya ini mau dicoba.

Cheese Souffles
Sumber: The Perfect Cookbook by David Herbert. Penguin Books Australia Ltd 2003.

Ingredients/Bahan-bahan:
  • 100g unsalted butter / mentega tawar
  • ½ cup plain (all-purpose) flour / tepung terigu
  • 300ml milk / susu
  • 1 cup grated cheddar / cheddar parut
  • 2 Tbs / sdM freshly grated parmesan / parmesan parut
  • ½ tsp Dijon mustard / mustard Dijon ( pake mustard biasa, ..mae )
  • pinch / sejumput cayenne pepper ( skip, ga punya, ..mae )
  • 4 eggs / telur, separated / pisahkan
Directions/Cara Pembuatan:

Preheat the oven to 190C (375F, Gas Mark 5). Grease and lightly flour six ½-cup-capacity souffle dishes.
Panaskan oven suhu 190C (375F, Gas Mark 5). Minyaki/olesi mentega dan taburkan tepung loyang souffle dengan kapasitas ½ cup sebanyak 6 buah.

Melt butter in a small saucepan over low heat. Add the flour and cook, stirring constantly, for 1 minute. Gradually add the milk and whisk continuously over medium heat until the mixture is smooth, thickens and comes to the boil. Allow to cool for 5 minutes.



Lelehkan mentega di panci kecil dengan api kecil. Tambahkan tepung lalu masak sambil diaduk-aduk selama 1 menit. Tambahkan susu sedikit demi sedikit dan whisk terus menerus dengan api sedang hingga adonan lembut, mengental dan mendidih. Biarkan dingin sejenak selama 5 menit.



Transfer the mixture to a bowl and stir in the cheddar, parmesan, mustard and cayenne pepper. Mix well.

Pindahkan adonan ke dalam mangkuk dan masukkan keju cheddar, parmesan, mustard dan cayenne pepper. Aduk rata.

Lightly beat the egg yolks and add these to the cheese mixture. Mix well.

Kocok ringan kuning telur dan masukkan ke dalam adonan keju. Aduk rata.

With an electric mixer, whisk the egg whites in a clean bowl until firm peaks form. Fold a quarter of the whites through the cheese mixture to slacken it slightly, then gently fold through the remaining whites.

Kocok putih telur menggunakan electric mixer hingga mencapai firm peak. Masukkan seperempat adonan putih telur ke dalam adonan keju untuk sedikit 'melemaskan' adonan, lalu masukkan sisanya perlahan.

Spoon the mixture into the prepared dishes and bake for 20-25 minutes, or until risen and golden. Don't be tempted to open the oven until the souffles have risen. Serve immediately.

Sendokkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan lalu panggang selama 20-25 menit, atau hingga mengembang naik dan kecoklatan. Jangan tergoda untuk membuka oven sebelum souffles betul-betul sudah mengembang/naik. Hidangkan segera.

Review :

Aku bikin setengah resep ajah. Stepnya ikutin sesuai resep, cuma ada yang kelewatan. Mustardnya lupa dimasukin ! Huaaaa... padahal ntu yang bikin huendang bok. Tapi ya wis lah, ya begini ini klo lagi banyak cucian kerjaan, pikirannya suka kemana mana, gak fokus sama yang dikerjain *ngeles*

Ngovennya pake suhu 200 degC, selama hampir 25 - 30 menit. Jadinya pas 3 cup. Untung aja deh cangkir dirumah oven safe, jadi bisa diberdayakan. Mo beli ramekin kok ya gak nemu nemu, klo pake alufoil kurang cakep ah. Bisa ilang deh kesan 'glamour'nya.

KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle

Paling seru waktu motret. Kejar kejaran sama waktu. Soalnya hanya dalam waktu beberapa detik saja, permukaanya yang membumbung tinggi itu langsung ciuuuut, kempes. Kalo dah ciut, gantian ngambil cup berikutnya yang masih seger didalam oven. Makanya settingnya cuma satu, mo nyoba beberapa setting ya gak keburu.

KBB #12 : Cheesy Savoury Souffle

Waktunya incip incip. Sendokan pertama, yang terasa adalah..... PANAS !!! Main pede aja langsung masukin mulut, abis itu langsung melet melet. Setelah menunggu beberapa menit sampai panasnya berkurang, akhirnya Souffle siap masuk mulut lagi, dan rasanya, hmmm... ternyata enaaak ! *ini gak lebay loh ya* Bagi yang belum pernah ngicipin, tektur luar nya agak mirip kulit sus tapi dalemnya lebih lembut dan gurih. Aaaah, kebayang deh klo ada cincangan seledri, jamur dan ayam didalamnya. Pasti lebih maknyuss. Patut dicoba lagi.

Horeeeee lulus !

Saturday, May 30, 2009

KBB #11 : Ontbijtkoek

Tanpa terasa, KBB sudah memasuki putaran ke sebelas. Tantangan ke tiga ditahun ketiga. Dan tantangan ke delapan buat aku. Wow. Sudah genap setahun aku gabung di KBB.

Bulan ini, tantangannya begitu mudah. Selain resepnya yang simpel, pembuatannya juga sangat mudah dan cepat. Aku doyaaan banget ama kueh ini. Meski begitu, tetep aja ngerjainnya mepets deadline. Hehe, sudah tradisi kayaknya.

Tak perlu berlama lama ya, berikut ini laporanku.

KBB Challenge # 11 : Ontbijtkoek
KBB #11 : Ontbijtkoek
Onbitjkoek
Sumber: Kue-Kue Indonesia. Yasa Boga-PT Gramedia Jakarta. 2007.

125g gula palem/gula merah
5 kuning telur
3 putih telur
campur rata 125g tepung terigu, 1 sdt peres kayumanis bubuk, ½ sdt pala bubuk, ¼ sdt cengkih bubuk
50g kenari, iris tipis untuk taburan

KBB #11 : Ontbijtkoek

Kocok kuning telur dan putih telur, gula palem sampai kental dan naik. Masukkan campuran tepung ke dalam kocokan telur, aduk rata. Tuang ke dalam loyang roti (loaf) yang sudah dialas dengan lapisan kertas yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Panggang kurang lebih 20 menit (setengah matang). Taburi irisan kenari. Panggang terus sampai matang, angkat. Potong menurut selera.

Semua proses aku ikuti sesuai resep. Karena memang tidak ada yang perlu di modifikasi lagi. Aku buat setengah resep, dan hasilnya lumayan banyak lo. Dapet satu loyang loaf oval. Cukup lah untuk aku sekeluarga. Kalo bikin satu resep takut kalo gak habis.

KBB #11 : Ontbijtkoek

Saatnya mencicipi. Dari segi rasa, rempahnya tajem banget tapi aku suka. Bener bener suka. Dari segi tekstur, agak sedikit lebih seret dari Ontbijtkoek yang biasa aku buat . Hal ini tentu karena pada resep ini tidak menggunakan lemak ( mentega/ margarin ). Tapi masih enak untuk dinikmati bersama secangkir teh hangat. Hmmm.... nyaman sekali.

KBB #11 : Ontbijtkoek

Yeaaah, I'm done !!!


Saturday, March 28, 2009

KBB #10 : Caramel Pots with Minted Shortbread Stick


Tak terasa, KBB sudah memasuki tantangan ke sepuluh yang merupakan tantangan ke tujuh untukku. Setelah panik didera pastry pada tantangan lalu, kali ini tantangannya termasuk dalam kategori dessert.

Resep yang dipilih adalah Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks, oleh Chef Fred Wiesehutter, Heritage Christchurch, ( Foodtown Magazine ). Hmmm model dessert seperti apa ini ya...

Berikut laporanku...

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks

Caramel Pots with Minted Shortbread Sticks
( Click here for recipe )

Yang pertama dibuat adalah shortbread. Pembuatannya hampir tanpa kendala karena prosesnya sama seperti membuat kukis. Campur campur, giling giling, potong potong, lalu dipanggang. Beres. Rasanya, kres kres kres, renyah banget. Butter nya juga kerasa banget. Satu satunya yang sedikit agak mengganggu bagiku adalah aroma mint-nya. Hmmm, jujur, aku kurang begitu suka aromanya. Sayang aja aroma butter ketutup sama aroma mint-nya. Tapi a task is a task. Meski begitu, setengah toples habis dalam waktu kurang dari seminggu. Cepet cepet diungsiin keburu diabisin.


Selanjutnya bikin caramel pots. Jedanya dari waktu bikin shortbreadnya lumayan lamaaa. Hehe moods kedapur lagi ngilang entah kemana. Akhirnya baru sempet bikin pada minggu terakhir jelang deadline. Daaan seperti yang sudah dibahas di milis, karamelku sukses mengkristal. Padahal cuma bikin 2/3 resep, tapi ngabisin waktu sekitar hampir 2 jam. Oooh, prustasi, stress dan migren langsung kambuh. Udah gitu, jadinya bukan golden malah brownie karena kelamaan.

Hasilnya, muanissss bangeeetsss. Tapi enak en lembuuut. Kalo dimakan gitu ajah sih jelas bikin sakit gigi, tapi kalo dimakan sama shortbreadnya, baru deh agak terminimalisir manisnya. Pas pokoknya. Emang sengaja dijodohin ya caramel potsnya sama shortbreadnya.

Akan tetapi....

Menjelang pengumpulan tugas, aku diberi musibah. Laptop tempat aku menyimpan semua data data KBB tiba tiba rusak. Gak bisa nyala. Hanya beberapa data yang masih bisa tertolong ( yang tertinggal di SDcard ). Termasuk semua foto foto hasil akhir *huaaaaaaa.... nangis guling guling*. Sekarang masih diusahakan suami ke tukang laptop *hiks hiks* Semoga data datanya gak ilang.

Jadi mohon maaf ya bu Host, kali ini laporanku sederhana sekali. Sampai hari ini kalau inget data dataku yang disana, masih pengen nangis rasanya...

Saturday, January 31, 2009

KBB # 9 : Classic Puff Pastry ( Pate Feuillette )


Saking konsennya jadi host bulan ini, aku sampe lupa sama kewajiban utama buat ngerjain peer. Akhirnya baru bisa setor last minute...

Awal tahun ini, Klub Berani Baking mengangkat resep Puff Pastry sebagai tantangannya. Mendengar judulnya saja, sudah bikin keder en dag dig dug derr. Secara bikin puff pastry itu terkenal sulit. Salah lipat saja, dijamin pastrynya gak mau nge-puff. Ditambah lagi, tugas sebagai host yang aku emban bersama mbak Rachma kali ini, bikin tegang luar dalam.

Jadi gak usah beribet lagi deh ya laporannya. Kali ini, aku laporannya singkat singkat aja. Nih, hasil peerku.

KBB #9 : Classic Puff Pastry ( Pate Feuillette )

Classic Puff Pastry : Herbs Cookies
Click on the image for recipe and direction.

Waktu baru mulai bikin sih, pede pede aja. Sampai pada proses bikin dough, bikin butter block dan chilling, semua berjalan dengan lancar sesuai resep. Sampai tiba pada saat paling menegangkan, yaitu folding. Turn pertama, adonan bisa digilas dengan mulus dan tidak ada masalah. Mulai pada turn kedua, sedikit bocor terutama ditepi tepian adonan, langsung disiram sama tepung. Masukkin kulkas lagi. Turn ketiga, mulai bocor dimana mana. Siram tepung lagi. turn keempat, tambah parah bocornya. Siram tepung lagi, masukkin kulkas lagi. Akhirnya cuma berani sampe turn ke lima, karena bocornya sudah parah dan kyaknya gak bisa ditambal lagi *pasrah*


Karena bingung mo dibentuk apa ( juga karena pasrah ) jadi pastrynya aku cetak bentuk lope lope dan diatasnya ditaburin dry herbs. jadi kayak kukie. Panggang dengan suhu hampir 250 deg C, selama 20 menit. Hasilnya, pastryku keraaaassss..... *nangis dipojokan sambil bawa toples* Soal rasa sih endang bambang suharto, tapi layernya cuma dikit dan tebel tebel. Teksturnya juga alot, meski ada kriuk kriuknya dikit. Dikiiiiit....

Classic Puff Pastry : Herbs Cookies

Analisaku : Layer tidak sempurna dan adonan mudah bocor mungkin karena butter block terlalu lunak saat penggilisan dan pelipatan. Hal ini disebabkan karena aku gak sabar nungguin butternya setengah beku ( atau karena ngebut deadline ? ) juga karena gilesnya terlalu bersemangat ( atau karena gak sabar ? ). Sedangkan tekstur yang keras akibat tepung yang terlalu banyak aku tambahkan untuk menambal adonan yang bocor. Kalau ditimbang sih mungkin ada se-ons kali tepungnya.

Well, apapun hasilnya, yang utama adalah kita udah berani mencoba ( sok menghibur diri ). Bagaimanapun, tantangan kali ini benar benar menantang. Next time aku harus bisa naklukin kue rontok ini ( my hubby always calls pastry with 'kue rontok' ).

Biar gagal, yang penting lulus !!! *mukul kentongan* horeeeeee !!!!

Sunday, November 30, 2008

KBB #8 : Bitter Chocolate Peppermint Biscuits

Lama sekali tidak merasakan suasana petang seperti ini. Berada dirumah seusai Maghrib, menikmati tayangan televisi, santai bersama Tasya, ditemani suara rintik hujan dari balik jendela. Tidak lain karena hampir setiap malam, aku harus menemani suami menjaga warnet. Tapi malam ini suamiku 'berbaik hati' membebaskan aku dari tugas dinas malam. Benar benar nikmat rasanya, meski tetap terasa kurang lengkap tanpa kehadiran suamiku. Tapi tak apalah, dinikmati aja...


Ah iya, daripada bengong dirumah, nulis laporan aja. Laporan peer KBB #8 putaran ini, Bitter Chocolate Peppermint Biscuits. Panjang bener judulnya...

Sebelumnya sempat ramai di milis mendiskusikan resep ini. Beberapa kawan masing masing mengalami bermacam macam penyesuaian dan kendala dalam pembuatannya. Kebanyakan mengurangi komposisi gula, menambahkan komposisi tepung, beberapa ada yang adonannya melebar saat dipanggang, biskuit yang melempem setelah dicoating, dan coating yang retak setelah dimasukkan kulkas. Mendengar pengalaman teman teman, aku sempet ciut waktu mau praktekin resep ini. Tapi berhubung bikinnya agak agak telat menjelang akhir bulan, jadi aku mencatat semua penyesuaian yang dilakukan oleh teman teman. Untuk meminimalisir kegagalan. Maklum masih suka gagal urusan uji resep.

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits
*ralat : Bitter Chocolate Peppermint Biscuit, kebalik naruh tulisannya ;D

Bitter Chocolate Peppermint Biscuits
Source: Donna Hay for Canvas, NZ Herald.

Recipe :
185g butter, softened / 185g mentega, lunakkan ( di suhu ruang ), *aku pake butter dingin + margarin suhu ruang,...mae.
1 cup caster sugar / 1 cup gula kaster, * cuma pake 3/4 cup,.. mae.
1 egg / 1 btr telur
2 cups plain flour / 2 cups tepung terigu
½ tsp baking powder / ½ sdt baking powder
1 cup icing sugar / 1 cup gula tepung / gula halus
1 tsp peppermint flavouring / 1 sdt peppermint flavouring
2 Tbs water / 2 Tbs air
200g dark chocolate (70 % cocoa) / 200g dark chocolate (70 % cocoa), *pake coklat cooking biasa,.. mae
1 cup cream / 1 cup krim, *pake susu cair biasa,.. mae

Photobucket

Direction :

Preheat the oven to 180C. Place the butter and sugar in the bowl of an electric mixer and beat until light and creamy, add the egg and beat well. Sift the flour and baking powder over the egg mixture and fold through.

Panaskan oven, suhu 180C. Letakkan mentega dan gula di dalam mangkuk mixer dan kocok hingga ringan dan creamy, tambahkan telur dan kocok rata. Ayak tepung dan baking powder di atas adonan telur dan aduk hingga tercampur rata.

Gula dan mentega aku kocok dengan mixer kecepatan paling rendah selama kurang lebih 5 menit aja. Adonan cukup lembek tapi masih kuat untuk digiling. Asal pelan pelan, adonan tidak akan hancur saat digiling,.. mae

Photobucket

Gently knead the dough to bring together. Roll the dough between two sheets of baking paper to 2mm thick. Refrigerate for 30 minutes. Cut out 36 x 7 x 5cm rectangles. Place on baking trays lined with baking paper and bake for 56 minutes or until golden. Allow to cool on trays.

Uleni adonan dengan lembut supaya adonan tercampur rata. Gilas adonan di antara dua baking paper hingga tebalnya berukuran 2mm. Diamkan di kulkas selama 30 menit. Potong-potong persegi panjang dengan ukuran 36 x 7 x 5cm. Letakkan ke atas loyang biskuit yang dialasi baking paper dan panggang selama 56 menit atau hingga kecoklatan. Biarkan dingin di atas loyang tersebut.

Adonan aku gilas di antara dua lapis plastik. Setelah di dinginkan, adonan aku cetak 5 x 2 cm, gak ngitung jadi berapa, pokoknya jadi 2 loyang ukuran 30x20.
Setelah cukup mengeras, adonan aku potong menggunakan pasta cutter. Tapi karena adonan keras, potongannya jadi tidak rapih, jadi aku menggunakan pisau zig zag untuk menyelesaikan adonan terakhir. Hasilnya lebih rapi. Setelah dipotong potong, bagian tengah ku tusuk tusuk dengan garpu. Aku membayangkan biskuit bourbon saat membuat biskuit ini. Aku pake alu foil buat ngalasin loyangnya, ga pake dioles mentega. Ngovennya cuma 25 menit ( 180degC pada 15 menit pertama, dan 160degC pada menit berikutnya ) dan hasilnya tidak melebar,.. mae

Photobucket

Combine icing sugar, peppermint flavouring and water, and mix until smooth. Set aside. Combine the chocolate and cream in a saucepan over low heat and stir until chocolate is melted and smooth. Set aside.

Campur gula tepung, peppermint flavouring dan air, aduk hingga licin. Sisihkan. Campur coklat dan krim di atas panci dengan api kecil dan aduk hingga coklat leleh dan licin tercampur rata. Sisihkan.

Karena aroma dan rasa mint yang cukup kuat, maka aku menambahkan esens mint dengan cara mencelupkan sumpit kedalam esens lalu mengadukkannya kedalam campuran gula. Rasa mintnya pas, dan tidak terlalu strong. Untuk coklat coating, aku tambahkan satu sdm margarin.

Sandwich three biscuits biscuits together with peppermint icing. Repeat with the remaining ingredients. Lightly grease a wire rack and place over a baking tray. Place the layered biscuits on a fork, dip each one into the chocolate mixture, place on the rack and refrigerate for 2 hours or until set.

Rapatkan tiga lembar biskuit dengan peppermint icing. Ulangi dengan sisa bahan. Olesi rak tipis2 dengan margarin/mentega dan letakkan di atas loyang. Letakkan biskuit di atas garpu, celupkan ke dalam adonan coklat, letakkan ke atas rak dan dinginkan di kulkas selama 2 jam atau hingga mengeras.

Photobucket

Biskuit hanya kubuat dua tumpuk agar tidak terlalu tebal. Setelah selesai diisi, semua biskuit aku letakkan dalam wadah kedap udara dan ku masukkan kedalam kulkas. Dalam keadaan dingin, biskuit segera kucelupkan kedalam coating, dan tiriskan diatas rak kawat. Sebagian langsung kuletakkan diatas plastik, ternyata dasar biskuitnya lebih halus dari pada di rak kawat, yang pastinya akan meninggalkan bekas kawat. Tunggu hingga coklat coating sedikit membeku, letakkan kembali dalam wadah tertutup dan simpan di dalam kulkas,..mae


*****
Bitter Chocolate Peppermint Biscuits

Tekstur biskuitnya sebelum diisi, renyah sekali. Tanpa isi dan coating, rasanya sudah sangat enak. Mirip biskuit Monde. Mirip bukan berarti sama persis ya, hahaha... Setelah di filling dan di coating, punyaku masih renyah meskipun tidak serenyah saat baru matang, tapi tidak sampai melempem. Coating juga cukup kokoh tidak sampai retak. Awalnya. Ternyata beberapa hari disimpan, coatingnya retak juga.

Bitter Chocolate Biscuits feat Elmo
Elmo instead Cookie Monster

Buat pecinta coklat dan biskuit seperti aku, biskuit ini cukup muasin selera banget. Apalagi coatingnya aku tebelin. Tapi sedari tadi ada mahluk kecil yang mengawasi biskuit ini. Dia sudah menjelma menjadi seorang Cookie Monster kecil yang siap melahap biskuit biskuit ku, hihi... Sebaiknya kuamankan dulu biskuit coklat ini. Buat dia, cukup yang polosan ajah. Iiiiih.... mama pelit !!!

Hmm...

Recent Post on Mae's Little Kitchen

My photo
Mom of a lil' girl who still longing for her passion. Obsessed to know more, learn more, take more and give more... Here, on her lil' kitchen.
Unless mentioned, described, or linked, all works and photographs are created by May Irianti. Copyright 2007 - 2008. You may copy only the recipes but please do make a link to this blog. DO NOT COPY . Please ask first !

Followers