Tampilkan postingan dengan label Makanan berkuah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan berkuah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2016

TONGSENG KAMBING TANPA SANTAN



Bismillah.
Ada yang pernah makan tongseng kambing? Tentu saja saya pernah,  doyan malah hehe.  Tapi kalau ditanya,  ada yang pernah masak tongseng kambing? Jawabannya belum pernah. Eh itu jawaban dulu loh yaa... Kalau sekarang sih udah pernah.  Gak percaya?  Nih buktinya.
Saya masak daging kambing itu bisa dihitung dengan jari, paling setahun cuma 3 kali aja, itupun daging nya kalau gak dikasih ya dapet pembagian pas Idul Adha. Tapi kalau ditanya berapa kali makan daging kambing dalam setahun? waahh gak kehitung deh banyaknya hehee... Oiya tongseng kambing itu mirip-mirip dengan gulai, bedanya tongseng memakai tambahan sayuran yang ditumis seperti kol, tomat dan daun bawang. Pada umumnya membuat tongseng memakai santan, tapi yang saya buat ini tanpa santan, karena saya ingin kuahnya itu light saja tidak terlalu kental.

Bahan :
500 gram daging kambing
250 gram kol, iris
5 buah bawang merah iris
3 siung bawang putih iris
10 buah cabai rawit, potong
1 buah tomat, potong-potong
1 batang daun bawang, potomg
3 sdm kecap manis
3 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas, memarkan
1 batang sereh
1500 ml air
Garam dan gula pasir, secukupnya
Minyak goreng untuk menumis

Bumbu halus :
6 buah bawang merah
4 siung bawang putih
4 butir kemiri sangrai
1 sdt ketumbar
1/2 sdt merica
3 cm kunyit
1 cm jahe

Cara membuat :
  1. Rebus daging kambing dan daun salam sampai setengah matang, potong-potong daging sesuai selera, masukan lagi dalam panci.
  2. Tumis bumbu halus, daun jeruk, lengkuas dan sereh sampai harum. Masukan dalam rebusan daging, masak sampai daging empuk. Sisihkan.
  3. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, cabai rawit sampai harum. Tambahkan kol, tomat, daun bawang dan kecap, hingga layu.
  4. Masukan dalam rebusan daging, masak lagi hingga mendidih. Angkat, sajikan.



Kambing Tanpa Santan

Rabu, 07 Oktober 2015

GULAI KAMBING



Bismillah.
Ini pertama kali nya saya olah gulai kambing sendiri, kalau masak daging kambing sendiri yaa setahun sekali aja pas Idul Adha. Kaya daging ini saya dapat waktu Idul Adha kemarin. Saya suka sekali makan sate dan sop kaki kambing, apalagi kakak Kay paling hobby deh kalau diajak makan sop kambing dan pernah minta mamanya buat bikin sendiri. Tapi kok kalau untuk masak sendiri kadang bau daging kambing yang khas itu masih kecium yaa, makanya saya lebih sering makan diluar daripada ngolah sendiri dan cari tempat makan yang dagingnya tidak menyengat, bersih dan pastinya enak dong.

Waktu dapat bagian daging kambing, si ayah udah request minta dibikinin gulai kambing. Sebetulnya saya males loh bikin macem-macem dan niatnya mau buat sate aja yang simple, tapi karena udah direquest yaa gimana lagi hehee... gak mungkin nolak kan.

Ini saya pakai resep gulai kambingnya NCC, ada beberapa yang saya skip dan saya ganti karena menyesuaikan stok bumbu di dapur. Resep aslinya bisa dicek disini yaa dan untuk hasilnya  saya puas banget sama resep ini. Karena yang saya khawatirkan yaitu masalah bau khas si daging alhamdulillah loh gak kecium, kuahnya pun gurih dan aroma rempahnya kuat. Ternyata tips nya yaitu rebus air sampai benar-benar mendidih  baru masukkan daging kambingnya, cara seperti ini untuk menghindari aroma kambing yang tajam. Ditambah rempah daun-daunan dan rempah bumbu yang lengkap akan menghasilkan gulai sedap dengan aroma wangi yang menggugah selera.





Bahan :
2 kg daging kambing campur tulang
4 ltr air

5 sdm   minyak sayur.
1 bh bawang Bombay, iris tipis (saya skip)
4 lbr daun jeruk
2 lbr daun salam
2 btg sereh, digeprek
5 cm kayu manis
4 btr cengkeh
250ml santan kental
1 sdt lada bubuk
1/4 sdt pala bubuk

Bumbu halus :
3 sdm ketumbar disangrai
1 sdt  jinten putih disangrai
1 sdt kelabet (saya gak pakai)
5 btr kapulaga
8 btr bawang putih
12 bh bawang merah
3 cm jahe
5 cm lengkuas
3 cm kunyit

Cara membuat :
  1. Didihkan air, masukkan daging kambing, biarkan sampai mendidih lagi. Beri daun jeruk, daun salam, kayu manis, dan cengkeh.
  2. Panaskan minyak sayur dalam wajan, masukkan sereh, goreng sebentar hingga wangi. Masukkan bawang bombay, tumis hingga layu. Masukkan bumbu halus, tumis hingga wangi dan matang. Beri sedikit kuah daging, aduk-aduk.
  3. Tuang bumbu kedalam panci daging tambahkan lada bubuk dan pala bubuk, rebus terus hingga daging empuk. Tuang santan kental, didihkan sekali lagi. Angkat.
  4. Sajikan dengan bawang goreng dan pelengkap acar sesuai selera.


Selamat mencoba....





Rabu, 26 Agustus 2015

SOP IGA SAPI





Assalamualaikum wrwb.
Sop iga dengan kuah bening seperti ini tuh kesukaannya kakak Kay, dan kalau diajak makan keluar sering banget requestnya minta makan sup iga seperti ini di salah satu warung iga yang terkenal itu. Pasti tau dong namanya hehe... Pernah nih waktu makan malam kakak nggak mau makan, dia malah minta makan sop iga padahal saya sudah masak loh. Jadilah  malam-malam keluar cuma buat nganter kakak Kay makan sop iga, alhamdulillah makannya banyak. Satu porsi sop iga hampir habis dimakan sendiri, kalau saya malah lebih suka iga penyet yang digoreng kering plus sambel yang super pedas.

Nah... Daripada keseringan beli mending bikin sendiri kan. Lebih murah dan jadinya pun lebih banyak, hemat kan.

Bahan :
500 gram iga sapi, potong
2 buah wortel, belah kemudian potong
2 buah kentang ukuran sedang, potong dadu
2 liter air
1 ruas jari jahe
3 cm kayu manis
3 butir kapulaga (saya gak pake)
1/4 sdt biji pala bubuk
1/2 sdt merica bubuk
garam dan gula pasir secukupnya
Minyak untuk menumis

Bumbu halus :
6 buah bawang putih
4 siung bawang merah

Bahan pelengkap :
Daun Bawang
Seledri cincang halus
Bawang goreng
Sambal
jeruk nipis

Cara membuat :
  1. Rebus iga sapi beserta jahe, kayu manis dan kapulaga sampai dagingnya empuk
  2. Haluskan bawang putih dan bawang merah kemudian tumis dengan api kecil hingga wangi, angkat dan masukkan kedalam rebusan tulang iga.
  3. Tambahkan merica bubuk, pala bubuk, garam dan gula pasir.
  4. Masukan wortel dan kentang, rebus sampai matang, kurang lebih 10 menit.
  5. Angkat, kemudian taburkan daun bawang, seledri dan daun bawang
  6. Sajikan selagi hangat  dengan sambal dan jeruk nipis.
Selamat mencoba...





Jumat, 13 Februari 2015

SUP IKAN KERAPU KUAH ASAM



Bismillahhirohmanirohim....
Akhir-akhir ini hujan dimana-mana, bahkan ada juga yang kebanjiran... astagfirullah. Tapi kalau di Denpasar cuacanya masih panas, kalau hujan pun cuma gerimis aja sebentar. Karena cuaca yang gak menentu gini batuk pilek pun jadi mewabah, mingu lalu anak-anak yang flu malah sempet demam ehh terus giliran mamanya yang juga ikutan flu. Tapi alhamdulillah semua sudah baikan dan sehat seperti sediakala amin. Waktu anak-anak batuk pilek makannya jadi rada susah, jadi saya usahakan selalu bikin makanan berkuah biar ditenggorokan gak seret dan hangat. Ini salah satu menu yang saya buat, sup ikan kerapu kuah asam. Membuat Sup ikan ini paling enak dadakan, jadi begitu mau makan langsung dimasak, buatnya juga sekali makan langsung habis karena sup ikan paling enak dinikmati selagi hangat. Karena buatnya cepet dan praktis, kalau saya biasamya setelah ikan dibersihkan beri perasan jeruk nipis atau lemon dan sedikit garam diamkan dalam kulkas. Jadi begitu mau makan langsung deh dimasak, iris-iris cemplung-cemplung jadi deh hehee....

Bahan :
- 3 ekor ikan kerapu/kakap, bersihkan potong menjadi 2
- 2 sdm air jeruk nipis
- garam secukupnya 

 
Bumbu : 

- 6 butir bawang merah, iris tipis
- 3 siung bawang putih, iris tipis
- 2 batang daun bawang
- 1 batang sereh, geprek
- 2 cm jahe, geprek
- 5 lembar daun jeruk purut
- 2 buah belimbing sayur
- 3 buah tomat

- 10 biji cabe rawit merah dan hijau 
- 1 genggam daun kemangi 
- 1000 ml air
- garam, merica dan gula secukupnya
- air jeruk nipis sesuai selera
- 2 sdm minyak goreng

Cara membuat :
- Lumuri ikan dgn garam dan jeruk nipis, diamkan 15 mnt.
- Tumis bawang putih dan merah sampai wangi, tambahkan sereh dan jahe. 

- Tambahkan air dan biarkan mendidih.
- Masukkan ikan dan daun jeruk. Tambahkan garam, merica dan sedikit gula.
- Setelah mendidih, masukkan daun bawang, tomat, belimbing wuluh dan cabe rawit. Biarkan mendidih kembali, cicip bumbu.
- Tambahkan daun kemangi dan air jeruk nipis. Aduk rata dan matikan api. Sajikan selagi hangat.


Selamat Mencoba.......



Minggu, 02 November 2014

COTO MAKASAR





Coto makasar merupakan kuliner khas Makasar, coto artinya adalah soto. Coto Makassar berbahan dasar daging sapi, ditambah dengan jeroan sapi, berupa paru, hati, usus, jantung, dan babat. Sementara bumbu kuahnya merupakan perpaduan rempah-rempah dan gilingan kacang tanah yang sudah digoreng. Ciri khas coto makasar sangat bergantung pada bumbu kuahnya, penambahan kacang tanah yang dihaluskan inilah yang membuat rasa coto ini gurih dan beraroma khas.
Coto makasar yang saya buat hanya menggunakan daging saja tanpa jeroan, karena memang dirumah tidak ada yang suka jeroan. Saya menggunakan resep coto makasar dari blognya mba Hesti, katanya resep ini adalah resep dari penjual coto makasar langganan mba Hesti. Menikmati coto makasar paling cocok dengan ketupat atau buras dan sambel tauco yang menjadi ciri khasnya, sayangnya saya tidak membuat sambal tauco karena tidak punya persediaan tauco dirumah. Dan menurut saya untuk orang yang baru pertama kalinya membuat coto makasar, hasil coto yang saya buat ini lumayan loh (muji diri sendiri hehee...). Nah buktinya anak-anak dan suami suka, cotonya pun laris manis. Alhamdulillah.



COTO MAKASAR
Bahan :
- 1 kg daging sengkel
- 300 gr kacang tanah kulit, goreng lalu blender bersama bumbu halus
- 1 sdm air asam
- 1 sdt gula merah
- 2 liter air tajin (cucian kedua/ketiga)
- minyak untuk menumis bumbu

Bumbu halus :

- 10 butir bawang merah

- 6 siung bawang putih
- 1 cm jahe
- 5 batang sereh, iris tipis
- 1 bonggol lengkuas muda, iris tipis
- 1/2 butir pala
- 1 sdm ketumbar bubuk sangrai
- 1/4 sdt jintan bubuk sangrai
- 1/2 sdt merica bubuk
- garam secukupnya



Sambal tauco, haluskan lalu tumis :
- cabai rawit dan cabai merah besar
- tauco
- garam 
- gula pasir  

Pelengkap :
- jeruk nipis
- bawang goreng
- daun bawang
- daun seledri
- kecap manis

- sambal cabe rawit rebus

Cara membuat :

  1. Masak daging bersama 2 liter air tajin. Masak sampai daging sudah tidak berdarah lagi. Buang kotoran yang mengapung di permukaan.
  2. Angkat daging dan potong-potong dadu kecil. Sisihkan.
  3. Tumis bumbu halus sambil diaduk terus agar dasarnya tidak gosong. Tumis sampai warnanya berubah menjadi lebih gelap dan baunya wangi.
  4. Tuang bumbu ke dalam kuah daging. Masukkan daging yang sudah dipotong potong. Tambahkan air asam dan gula merah. Masak dengan api kecil sampai daging menjadi empuk. Kalau airnya menyusut tambahkan lagi sampai daging benar benar empuk. Agar daging tidak hancur, setelah matang dan empuk angkat daging lalu pisahkan dari kuahnya. Bisa di simpan di dalam kulkas. Pada saat akan disajikan, panaskan kuah lalu tambahkan daging secukupnya.
  5. Penyajian : tuang coto ke dalam mangkok. Tambahkan daun bawang, seledri, dan bawang goreng. Beri perasan jeruk nipis dan kecap secukupnya. Lengkapi dengan sambal.






Selasa, 06 Mei 2014

WONTON SOUP/PANGSIT REBUS



Pangsit atau dalam bahasa Cina sering disebut Wonton adalah makanan berupa daging cincang yang dibungkus lembaran tepung terigu. Setelah direbus sebentar, pangsit umumnya dihidangkan di dalam sup. Selain direbus, pangsit juga digoreng dengan minyak goreng yang banyak hingga seperti kerupuk. Pangsit (wonton) termasuk salah satu jenis dim sum.

Isi pangsit umumnya dibuat dari udang, dagung babi atau sayuran. Di Indonesia, isi pangsit terutama dibuat dari udang atau campuran daging ayam dan udang dengan tambahan jahe, bawang bombay atau bawang putih yang dicincang. Bumbu untuk isi pangsit bisa berupa kecap asin, saus tiram dan minyak wijen.

Kulit pangsit dibuat dari adonan tepung terigu, air, dan garam dapur. Adonan ditipiskan dan dipotong-potong berukuran persegi. Selain bisa dibuat sendiri, kulit pangsit bisa dibeli dalam kemasan berisi 10 hingga 20 lembar. Sewaktu membuat siomay (bukan tahu bakso), kulit pangsit dipakai sebagai pembungkus daging cincang.
(Sumber : Wikipedia)



Wonton soup enak disajikan panas-panas, apalagi kalau cuaca mendung atau lagi musim hujan, yang paling cocok ya makan makanan yang berkuah. Memang saat ini bukan musin hujan dan cuaca lagi panas-panasnya, paling pas sih minum yang seger dan dingin. Tapi nggak ada salahnya kan kalau kita buat wonton soup atau pangsit rebus, masa mau makan pangsit rebus aja harus nunggu musim hujan hehee...

Pangsit yang saya buat ini menggunakan kulit pangsit siap pakai, kalau mau buat kulit pangsit sendiri juga bisa. Kulit pangsit yang sudah diberi isian ayam dan udang bisa dimasak dengan cara direbus atau di goreng.  Resep kulit pangsit untuk yang direbus atau yang di goreng sama saja, resepnya bisa dilihat disini. Waktu itu saya buat pangsit goreng yang tidak memakai isian apa-apa.

Wonton soup bisa disajikan dengan menambahkan sayuran seperti sawi hijau, pakchoy atau sawi putih, bisa juga menambahkan tahu putih, bakso atau mie. Jangan lupa taburan daun bawang dan bawang gorengnya yaa, karena ini yang membuat wonton soup ini tambah sedap.



WONTON SOUP/PANGSIT REBUS 

Bahan:
kulit pangsit siap pakai
daun sawi atau pakchoy, rebus sebentar. Tiriskan.
tahu putih

Bahan Isi:
100 gram ayam giling
100 gram udang giling
1 sdm tepung maizena atau tapioka
1 sdt minyak wijen
1 sdt kecap asin
1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
irisan daun bawang, saya pakai kucai

Bahan Kuah:
1 sdm minyak wijen
4 siung bawang putih, cincang
3 ruas jahe, geprek
1,5 liter air kaldu ayam
1 sdm kecap asin
1 sdt garam
1 batang daun bawang, iris halus

Pelengkap :
Irisan daun bawang, saya pakai kucai
bawang goreng
sambel.  Rebus rawit merah dan bawang putih, haluskan. Beri garam, gula pasir dan air panas. Aduk rata.


Haluskan udang dan ayam dengan food procesor.


Campur semua bahan isi, aduk rata.


Siapkan selembar kulit pangsit.

letakan 1 sdm adonan isi ditangah-tengah kulit pangsit,
olesi bagian tepinya dengan putih telur/air.


Lipat kulit sehingga berbentuk segitiga.


Tekuk kulit pangsit seperti gambar diatas


Rekat kan bagian kedua ujungnya dengan air.


Lakukan hingga semua adonan isi habis.


Rebus dalam air mendidih sampai matang, tiriskan.

Cara membuat kuah :
Siapkan panci, panaskan minyak wijen, tumis bawang putih dan jahe di atas api sedang hingga harum. Tuang air kaldu, masak sampai mendidih. Tambahkan kecap ikan, garam, gula pasir, dan merica. Masak hingga mendidih. Masukkan daun bawang menjelang diangkat.

Siapkan mangkuk tata daun sawi/pakchoy diatasnya, beri tahu putih yang sudah direbus. Tata wonton dalam mangkuk, siram dengan kuah. Taburi daun bawang dan bawang goreng. Sajikan dengan sambal.